Biografi Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg

Biografi Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg

Huxford – Profile serta Biografi Mark Zuckerberg. Umurnya masih terbilang muda tetapi dia diketahui jadi pemuda paling kaya di dunia karena Facebook. Mark Zuckerberg diketahui jadi penemu atau pendiri dari Facebook. Satu Media sosial paling populer yang pemakainya sampai 2 milyar lebih.

Biodata Mark Zuckerberg

  • Nama : Mark Elliot Zuckerberg
  • Lahir : New York, Amerika, 14 Mei 1984
  • Orang Tua : Edward Zuckerberg (ayah), Karen Kempner (ibu)
  • Saudara : Randi Zuckerberg, Donna Zuckerberg, Arielle Zuckerberg
  • Istri : Priscilla Chan
  • Anak : Maxima Zuckerberg, August Chan Zuckerberg
  • Pekerjaan : CEO Facebook / Founder Facebook
  • Kekayaan : 1.018 triliun rupiah / 72,3 Miliar Dollar AS (2018)

Biografi Mark Zuckerberg

Pendiri Facebook ini lahir dengan nama komplet Mark Elliot Zuckerberg. Dia lahir di lokasi bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York. Anak dari Edward serta Karen Zuckerberg.

Waktu Kecil

Dia ialah anak ke-2 dari empat bersaudara dari orangtua bernama Edward Zuckerberg serta Karen Kempner yang kerja jadi dokter gigi serta ­psikiater. Semenjak kecil Zuckerberg senang mengu­tak-atik computer, coba beberapa program computer serta belajar membuat.

Ayahnya sendiri membelikannya computer semenjak dia beru­sia delapan tahun. Waktu di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, dia serta partnernya, D’Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp.

Plug-in ialah program computer yang dapat berhubungan dengan aplikasi host seperti situs browser atau e-mail untuk kepentingan tersendiri. Zuckerberg serta D’Angelo membuat plug-in untuk mengumpulkan kegemaran orang pada bermacam type lagu dan membuat play­list-nya sesuai dengan hasrat mereka.

Kuliah di Harvard

Mereka mengirim program itu ke beberapa perusahaan terhitung ke AOL (American Online) serta Microsoft. Pada tahun terakhimya di Phillips dia diambil oleh Microsoft serta AOL untuk satu project.

Waktu meneruskan sekolah ke perguruan ting­gi kedua-duanya harus berpisah. D’Angelo masuk Caltech sedang Zuckerberg masuk Harvard. Meskipun selanjutnya Mark Zuckerberg di DO (Drop Out) dari kampusnya sebab berkonsentrasi meningkatkan facebook.

Cikal Akan Facebook

Di Harvard berikut Zuckerberg temukan inspirasi membuat buku direktori mahasiswa online sebab universitasnya tidak bagikan face book (buku mahasiswa yang berisi photo serta jati diri mahasiswa di kampus itu) pada mahasiswa baru jadi arena persahabatan antara mereka.

Tetapi setiap saat dia tawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. “Mereka menjelaskan punyai fakta tidak untuk kumpulkan info (mahasiswa) ini,” tutur Zuckerberg setelah itu.

Walau tidak diterima dia tetap cari langkah untuk mewujudkannya. “Saya ingin tunjukkan jika hal tersebut dapat dikerjakan,” sambungnya masalah kengototannya membuat direktori itu.

Project pertamanya ialah CourseMatch (www.coursematch.com) yang sangat mungkin rekan-rekan sekelasnya berkomunikasi keduanya di web itu.

Satu malam di tahun ke-2 dia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard serta memasukkan ke web yang ia bikin bernama Facemash.

Beberapa photo rekanan mahasiswanya terpajang disana. Tidak lupa dia membubuhkan kalimat yang minta pengun­jungnya memastikan mana dari foto-foto ini yang paling “hot”.

Pancingannya mengena. Dalam tempo empat jam semenjak dia mengeluarkan webiste itu tertera 450 orang berkunjung ke Facemash serta sekitar 22.000 photo mereka membuka.

Faksi Harvard tahu serta sambungan internet juga diputus. Zuckerberg diperkarakan sebab dipandang mengambil data.

Anak muda memiliki rambut keriting ini juga mohon maaf pada rekan-rekan yang fotonya masuk di Facemash. Tapi dia tidak menyesali tinda­kannya. “Saya anggap info semacam itu harus ada (online),” ujamya.

Facebook tawarkan navigasi yang gampang buat beberapa pemakainya. Tiap pemilik akun punyai ruangan untuk memajang fotonya, teman-temannya, network, serta lakukan hal yang lain seperti dapat mengirim pesan dan lain-lain.

Membangun Facebook

Bukannya kapok dia justru membuat web baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Web ini dia luncurkan pada Februari 2004. Facebook adalah penyempurnaan dari Facemash.

Targetnya masih jadi tempat pertemuan sama-sama mahasiswa Harvard. Dalam keterangan di website-nya saat ini disebut jika Facebook ialah satu alat sosial untuk menolong orang berko­munikasi lebih efektif dengan rekanan, keluarga, atau rekanan kerjanya.

Jumlahnya aplikasi yang dapat dipakai oleh anggotanya membuat Facebook digan­drungi beberapa orang. Konon sampai sekarang telah lebih dari 20.000 aplikasi dimasukkan ke Facebook yang dapat dipakai beberapa anggotanya.

Paling tidak 140 aplikasi baru ditambah lagi ke Facebook sehari-harinya serta 95% pemilik akun Facebook sudah menggu­nakan minimum satu aplikasi.

Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berlainan dengan web media sosial sebelumnya seperti MySpace. Lalu orang bersama-sama berkunjung ke website­nya serta mendaftarkan jadi anggotanya.

Dalam tempo dua minggu sesudah dikeluarkan, separuh mahasiswa Harvard telah mempunyai akun di Facebook. Nyatanya tidak cuma mahasiswa Harvard yang tertarik, beberapa universitas di seputar Harvard juga minta dimasukkan dalam jaringan Facebook.

Facebook Berkembang Dengan Cepat

Ini membuat Zuckerberg kerepotan. Dia lalu minta pertolongan dua temannya untuk turut mengem­bangkan Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook bisa menjaring 30 universitas.

Sampai akhir 2004 jumlahnya pemakai Facebook telah sampai satu juta. Pemakai Facebook terus bertambah. Justru ada beberapa orang yang tidak jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin masuk.

Tingginya tekanan ini membuat Zuckerberg serta teman-teman putuskan Facebook buka jaringan untuk beberapa siswa sekolah menengah (di sini SMU) pada Sep­tember 2005.

Selang beberapa saat mereka buka jaringan beberapa pekerja kantoran. Aktivitas yang mengagumkan ini membuat Zuckerberg harus putuskan keluar dari Harvard.

Zuckerberg serta teman-teman selanjutnya meningkatkan Facebook lebih jauh kembali. Pada September 2006 Facebook buka pendaftaran untuk jaringan umum dengan ketentuan mempunyai e-mail. Semenjak itu jumlahnya anggota Facebook melejit.

Jaringan yang dihim­punnya sampai enam juta jaringan (ke­lompok persahabatan) mencakup 55.000 jaringan berdasar demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan lain-lain.

Sehari-harinya ada beberapa ratus juta photo di-upload (dimasukkan ke Facebook). Serta dalam soal jumlahnya trafik pengakses Facebook jadi web teraktif ke-6 di dunia serta jadi web media sosial ke-2 paling besar versus camScore.

Dana Melimpah Dari Investor

Walau jumlahnya user-nya bertambah tajam pada tahun 2005 disebut Facebook menga­lami kerugian sampai US$ 3,63 juta. Facebook selanjutnya memperoleh dana sebesar US$ 25 juta dari Greylock Partners serta Meritech Capi­tal Partners. Dana itu dipakai untuk mengeluarkan versus mobile-nya.

Pada September 2007 Microsoft lakukan pendekatan serta menawarinya beli 5% saham sejumlah seputar US$ 300 juta sampai US$ 500 juta. Bila nilai itu di setujui karena itu nilai kapitalisasi Facebook telah sampai US$ 6 miliar sampai US$ 10 miliar atau seputar Rp 54 triliun sampai Rp 90 triliun.

Tetapi Microsoft pada akhirnya menginformasikan cuma beli 1,6% saham Facebook dengan nilai US$ 240 juta pada Oktober 2007. Transaksi ini tunjukkan nilai kapitalisasi Facebook nyatanya tambah tinggi yakni seputar US$ 15 miliar (seputar US$ 135 triliun).

Kemudian beberapa penawaran mengepung Facebook. Li Ka-shing disebut turut menginvestasinya seputar US$ 60 juta pada November 2007.

Lalu ada berita yang mengatakan Viacom, Yahoo, Google, dan lain-lain juga turut menawar untuk beli Facebook. Selama ini Zackerberg me­ngatakan Facebook tidak akan di jual. Melesatnya usaha Facebook membuat Zackerberg menampuk kekayaan yang mengagumkan.

Majalah Forbes mengatakan kekayaan Zackerberg sendiri sampai US$ 1,5 miliar atau seputar Rp 13,5 triliun diawalnya masuknya facebook ke pasar saham.

Jangankan untuk anak seusia Zackerberg, untuk orang dewasa juga harta sekitar itu pasti jumlahnya yang mengagumkan besar. Karena itu lumrah bila majalah itu menobatkannya jadi The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet.

Prestasi yang dicapai Zackerberg tidak benar­-benar mulus. Beberapa masalah dia temukan berkenaan dengan Facebook. Terhitung dari partnernya di Harvard yang mengatakan perancangan Facebook sebetulnya tiruan dari ConnectU.

Tetapi Zackerberg masih bergerak jika Facebook adalah hasil karyanya. Walau ConnectU kalah dalam persidangan pertama, perusahaan ini mendaftar tuntutan baru pada Maret 2008.

Pro-kontra hadir dari beberapa negara seperti Myanmar, Bhutan, Syria, Arab Saudi, Iran dan lain-lain yang mengatakan jika Facebook mempromokan serangan pada otoritas pemerintahannya hingga akses pada Facebook di negara itu ditutup.

Ditengah-tengah beberapa pro-kontra itu, nama Facebook serta Mark Zackerberg masih digan­drungi beberapa orang. Zackerberg sendiri ditengah-tengah kepopuleran namanya serta jumlahnya kekayaan yang dipunyainya, dia masih simpel.

Dia masih tinggal di apartemen sewaan serta di kamarnya cuma ada satu meja serta bangku. Kasurnya ditempatkan di lantai. Saat hadir ke kantornya di Palo Alto, Zackerberg sering berjalan kaki atau memakai sepeda. Tidak terlihat jadi miliuner (dalam US$ dol­lar, tentu saja) atau triliuner (dalam rupiah).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s